Translate

Sunday, March 15, 2020

Kulit

Sebelum mengopi, ayah makan kacang.
    Ralit makan kacang, kacang cap Tangan. Sebut tangan, sekarang, sanitizer laku di pasaran, begitu juga penutup muka. Cuti, di rumah sahaja, hari ini cuaca panas, hujan turun beberapa kali dan berhenti. Makan kacang, teringat peribahasa 'panas hari, lupa kacang akan kulitnya (Kamus Dewan Edisi Keempat). Maksudnya, orang yang lupa akan asalnya (orang yang telah menolongnya dll) setelah menikmati kesenangan dan lain-lain. 
     Dalam kehidupan, kita mungkin kulit kacang, kita mungkin juga isinya. Sedar  tidak sedar, sudah banyak kacang ayah makan. Menjadi kulit kacang pasti hati tidak tenang.

No comments:

Sajak — Ujar Detik Yang Beredar

Pagi ini aku melihat  pelangi di lantai bukan di langit pagi lewat bangkit dan sebelah kasut terselit kalut. Detik tak berkasut pantas melan...