Translate

Tuesday, June 6, 2017

Rindu

Rindu. "Rindu nak main robot," kata angah.
"Mesti ayah pun rindu nak main  robot ayah," kata angah lagi.
     Sampai sahaja di rumah, robot-robotnya memang sudah ada di atas meja. Maka dilepaskan rindunya itu dengan bermain robot. Bukanlah lama pun dia bermain. Sahur ini baru ayah dapat kenal pasti yang dirindui ayah tatkala melihat kopi yang dibancuh umi ada di atas meja.
       Rindu itu ada banyak. Ada orang rindu pabila berjauhan. Pabila dekat bagai anjing dengan kucing. Ada orang rindu kepada yang telah pergi, pabila di depan mata dihargai dan dipeduli.
         Rindu yang paling agung tentulah kepada Allah swt.
     

No comments:

Sajak — Ujar Detik Yang Beredar

Pagi ini aku melihat  pelangi di lantai bukan di langit pagi lewat bangkit dan sebelah kasut terselit kalut. Detik tak berkasut pantas melan...