Kesunyian itu antara itu sahabat yang boleh membantu untuk kita merenung sesuatu yang telah lepas atau yang telah kita lalui dan juga sahabat yang membantu kita untuk terus menulis.
"Barang yang lepas jangan dikenang," itulah yang sering Ayah dengar dan mungkin jua didengari orang lain. Tak ada yang lepas atau tak ada yang berlalu, tak adalah saat yang masih kita diizinkan untuk dinikmati pada saat ini. Yang berlalu meninggalkan kita dan ada jua saat dan sampai saat kita meninggalkan yang lain. Mungkin masih ada yang berbekas, kita masih teringat akan saat kita ditinggalkan dan saat kita meninggalkan dalam setiap babak hidup kita. Kita tidaklah 'keseorangan' walau hakikat yang dilihat ada antara kita keseorangan. Jika kita benar-benar memahami hakikat, kita tak akan cemas kerana keseorangan — sama ada ditinggalkan atau meninggalkan. Tatkala cemas menjadi sahabat pula, dalam keramaian pun kita boleh merasakan diri keseorangan.
Kesunyian itu sahabat yang boleh hadir pada bila-bila masa, tak kira sewaktu meninggalkan atau sewaktu ditinggalkan. Kesunyian itu boleh menyedarkan kita akan adanya sesuatu yang lain di sekeliling kita jika benar-benar kita amati dan selami.
Translate
Friday, June 27, 2025
Selami
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dua Lapis
Apabila buka saja sekolah, hari kedua timbul rasa stres Ayah. Kata adik, "Ayah stres, tapi benda tu buat kita belajar!" D...
-
Baulu atau bahulu? Dalam Kamus Dewan Edisi Keempat ejaannya BAULU. Baunya pun dah sedap. Rasanya sudah tentu sedap.Baulu memang sedap. Berta...
-
Ada empat maksud tongkol dalam Kamus Edisi Keempat. Salah satu maksud tongkol ialah tempat butir-butir jagung tumbuh atau mel...
-
Mandi masih menjadi isu besar bagi sesetengah anak-anak, tambahan pula cuti sekolah. Seperti biasa, ada masanya ada menangkap dan me...
No comments:
Post a Comment